Hangout di Alice Tea Room Malang

Hi Guys, Happy Weekend yah!

Kali ini aku bakal post hal yang sangat berbeda ari post ku sebelum-sebelumnya. iya, aku sekarang mau nulis semacam review tempat dan kali ini, aku review kafe yang ada di Malang (yaiyalah kan tinggal di Malang haha) yaitu Alice Tea Room.
Waktu itu tepatnya seminggu yang lalu, aku sama temen-temen (squad) ku pengen refereshing pas weekend. kita udah sumpek banget kuliah, banyak tugas ini itu, proposal, presentasi, statistik dan macam-macam hal yang bikin otak kita jenuh panas bin puyeng haha. yaudah deh kita mutusin untuk pergi ke Alice Tea Room ini pas hari jumat kemaren. kenapa Alice Tea Room? kita emang penasaran banget sama tempat ini soalnya ngeliat foto-foto temen kita yang udah kesana. 
Nah, ini dia view di bagian luar Alice Tea Room. waktu itu ga sempet motoin bagian gerbangnya hehe

Bagian depan/luar 
Bagian depan/luar. haha muka jelek harus ditutup

Gimana? bagus kan. bagian luarnya emang bagus banget view nya. macem kek ada di dongeng dongeng Alice in Wonderland LOL. kemaren temanya halloween soalnya bertepatan dengan halloween. sayangnya waktu itu kita datengnya pas siang, jadi kita mutusin untuk nongkrong di dalem aja.

bagian dalam. lucu kan tempatnya?
Nasi goreng & Vanilla milkshake

Di bagian dalam juga punya dekorasi yang cantik. aku suka soalnya vintage dan pastel, berasa ada di dongeng beneran haha.

Oiya, untuk makanan sama minuman, disini nyediain macem-macem mulai dari dessert, main course, macem-macem beverages juga ada. milkshake, teh juga lah terutama haha. dan ngomong-ngomong soal harga, hehe emang ga terlalu mahal sih mungkin sekitar 8k-25k, tapi kalo untuk mahasiswa kaya aku, perlu pikir dua kali untuk sering-sering ke sini hehe ato kalo ga gitu pas kesini cuma pesen snack aja ato minum aja hehe.
Dan tenang aja, disini juga pastinya ada free wifi kok jadinya enak buat ngerjain tugas dll hehe.
segitu aja dulu yah review Alice Tea Room nya, silahkan bagi yang tertarik kesana untuk makanannya ato untuk foto-fotonya haha. 
Selamat weekend!. nih tak kasi penampakan kerudung merang di Alice Tea Room LOL.
Penampakan si gadis berkerudung merah yang malu malu kucing

Alamat: Jl. Rinjani No 5, Malang

Instagram: @Alicetearoom_mlg

Go Set a Watchman & Ocehan

HALO HALO!
Akhirnya bisa buat post lagi (ง ͠° ͟ل͜ ͡°)ง
Banyak hal yang terjadi beberapa minggu ini. seneng, sedih, stress, rasa syukur, penyeselan, semuanya komplit terjadi T^T oiya, salah satu yang bikin aku stress yaituu.. jreng.. jreng.. ‘proposal skripsi’ sumpah bener dah bikin bingung nih ya, perjuangan buat lulus kuliah taun depan. Amiin.

Dan ngomong-ngomong tentang proposal skripsi, rencana aku mau analisa novelnya Harper Lee yang terbaru, Go Set a Watchman, Insha Allah. oke, tapi di post ini aku ga bakal cerita tentang bagaimana aku akan analisa novel ini dan bla bla bla yang ntar malah jadi nulis proposal di sini haha. Di sini cuma bakal bahas tentang novelnya *^^*

My Rating: 3.5/5

Novel ini, meskipun ceritanya ngelanjutin cerita dari novel To Kill a Mockingbird, tapi sebenernya novel ini ditulis sebelum novel To Kill a Mockingbird loh. kok bisa? iya sebenernya naskah novel ini adalah draft pertama novel To Kill a Mockingbird tapi pas Harper ngajuin naskah ini, malah disuruh nulis cerita yang menceritakan sebelum cerita Go Set a Watchman ini, dan jadilah dia nulis novel To Kill a Mockingbird. Setelah itu, beberapa puluh taun kemudian tepatnya taun 2015 juli, baru Go Set a Watchman di terbitkan.

Langsung kita intip sinopsisnya yuk!
Aku baca yang versi Inggris, jadi sinopsisnya Inggris aja yah hehehe.

Maycomb, Alabama. Twenty-six-year-old Jean Louise Finch–“Scout”– returns home from New York City to visit her aging father, Atticus. Set against the backdrop of the civil rights tensions and political turmoil that were transforming the South, Jean Louise’s homecoming turns bittersweet when she learns disturbing truths about her close-knit family, the town, and the people dearest to her. Memories from her childhood flood back, and her values and assumptions are thrown into doubt. Featuring many of the iconic characters from To Kill a Mockingbird, Go Set a Watchman perfectly captures a young woman, and a world, in painful yet necessary transition out of the illusions of the past–a journey that can only be guided by one’s own conscience.

Written in the mid-1950s, Go Set a Watchman imparts a fuller, richer understanding and appreciation of Harper Lee. Here is an unforgettable novel of wisdom, humanity, passion, humor, and effortless precision–a profoundly affecting work of art that is both wonderfully evocative of another era and relevant to our own times. it not only confirms the enduring brilliance of To Kill a Mockingbird, but also serves as its essential companion, adding depth, context, and new meaning to an American classic. 

Nah, setelah baca sinopsisnya, pasti udah ngerti kan ya ‘disturbing truth of her family’. Maksudnya, ketika kita baca novel ini, kita akan menemukan sosok dari ayahnya, Atticus yang berbeda dengan yang kita temui di novel To Kill a Mockingbird dan kita mungkin bakalan kecewa T^T juga, kalian pasti bakal kaget kalo tau sesuatu telah terjadi pada Jem, kakaknya. dan juga oh, Dill i miss youu! dia ga ada di buku ini, malah Scout punya pacar (Henry) tapi walaupun gitu, kita masih bisa ngambil banyak pelajaran dari cerita ini. Aku ga bakal ngasi kalian banyak spoiler kok. cukup lah info-info kecil itu ya. Selebihnya baca sendiri ya bukunya, udah ada terjemahan Indonesianya kok^^

Design a site like this with WordPress.com
Get started