Category: book blogger
Go Set a Watchman & Ocehan
HALO HALO!
Akhirnya bisa buat post lagi (ง Í Â° ÍŸÙ„Íœ ͡°)ง
Banyak hal yang terjadi beberapa minggu ini. seneng, sedih, stress, rasa syukur, penyeselan, semuanya komplit terjadi T^T oiya, salah satu yang bikin aku stress yaituu.. jreng.. jreng.. ‘proposal skripsi’ sumpah bener dah bikin bingung nih ya, perjuangan buat lulus kuliah taun depan. Amiin.
Dan ngomong-ngomong tentang proposal skripsi, rencana aku mau analisa novelnya Harper Lee yang terbaru, Go Set a Watchman, Insha Allah. oke, tapi di post ini aku ga bakal cerita tentang bagaimana aku akan analisa novel ini dan bla bla bla yang ntar malah jadi nulis proposal di sini haha. Di sini cuma bakal bahas tentang novelnya *^^*
My Rating: 3.5/5
Novel ini, meskipun ceritanya ngelanjutin cerita dari novel To Kill a Mockingbird, tapi sebenernya novel ini ditulis sebelum novel To Kill a Mockingbird loh. kok bisa? iya sebenernya naskah novel ini adalah draft pertama novel To Kill a Mockingbird tapi pas Harper ngajuin naskah ini, malah disuruh nulis cerita yang menceritakan sebelum cerita Go Set a Watchman ini, dan jadilah dia nulis novel To Kill a Mockingbird. Setelah itu, beberapa puluh taun kemudian tepatnya taun 2015 juli, baru Go Set a Watchman di terbitkan.
Langsung kita intip sinopsisnya yuk!
Aku baca yang versi Inggris, jadi sinopsisnya Inggris aja yah hehehe.
Maycomb, Alabama. Twenty-six-year-old Jean Louise Finch–“Scout”– returns home from New York City to visit her aging father, Atticus. Set against the backdrop of the civil rights tensions and political turmoil that were transforming the South, Jean Louise’s homecoming turns bittersweet when she learns disturbing truths about her close-knit family, the town, and the people dearest to her. Memories from her childhood flood back, and her values and assumptions are thrown into doubt. Featuring many of the iconic characters from To Kill a Mockingbird, Go Set a Watchman perfectly captures a young woman, and a world, in painful yet necessary transition out of the illusions of the past–a journey that can only be guided by one’s own conscience.
Written in the mid-1950s, Go Set a Watchman imparts a fuller, richer understanding and appreciation of Harper Lee. Here is an unforgettable novel of wisdom, humanity, passion, humor, and effortless precision–a profoundly affecting work of art that is both wonderfully evocative of another era and relevant to our own times. it not only confirms the enduring brilliance of To Kill a Mockingbird, but also serves as its essential companion, adding depth, context, and new meaning to an American classic.Â
Nah, setelah baca sinopsisnya, pasti udah ngerti kan ya ‘disturbing truth of her family’. Maksudnya, ketika kita baca novel ini, kita akan menemukan sosok dari ayahnya, Atticus yang berbeda dengan yang kita temui di novel To Kill a Mockingbird dan kita mungkin bakalan kecewa T^T juga, kalian pasti bakal kaget kalo tau sesuatu telah terjadi pada Jem, kakaknya. dan juga oh, Dill i miss youu! dia ga ada di buku ini, malah Scout punya pacar (Henry) tapi walaupun gitu, kita masih bisa ngambil banyak pelajaran dari cerita ini. Aku ga bakal ngasi kalian banyak spoiler kok. cukup lah info-info kecil itu ya. Selebihnya baca sendiri ya bukunya, udah ada terjemahan Indonesianya kok^^
[Novel] The Fault in Our Stars by John Green
Kali ini biarlah aku menggunakan bahasa tercinta -bahasa indonesiaku~ hihi
soalnya emang bahasa inggrisku sebenernya masih blepeton sih wkwkw
Di post kali ini, aku mau ngomongin tentang buku The Fault in Our Stars yang di tulis oleh John Green! siapa coba yang masih ga tau buku ini hehe pasti semuanya tau dong ya atau setidaknya udah nonton filmnya lah ya. um, kalo masih ada yang belom tau, ini dia penampakan bukunya.
Sebenernya buku John Green yang bagus2 bukan cuma ini sih ada Looking for Alaska yang kemaren udah aku post, ada juga Paper Towns yang kemaren filmnya baru rilis (dan aku belom nonton -_-) tapi menurutku pribadi, buku yang satu ini buku yang paling ngena ke hati gitu sampe nangis bacanya *ciehh haha. apalagi ya seperti tipikal buku John Green, di buku ini banyak quotes yang sangat berarti dan sedih banget T.T selain itu, dibuku ini juga ada bumbu-bumbu humornya, jadi ga bikin pembacanya bored
Some infinities are bigger than other infinities
Oiya, tentang filmnya, cukup bagus, bikin sedih juga nontonnya tapi ya gitu ada beberapa scenes yang sedikit berbeda lah dari yang di buku, tapi Shailene Woodley as Hazel Grace dan Ansel Elgort as Augustus Waters cukup memuaskan pas meranin peran mereka 🙂
So, bagi yang belum baca dan nonton filmnya, buruan baca biar ga ketinggalan hihi dan bagi yang udah nonton filmnya tapi blom baca juga aku saranin baca bukunya karena ya.. pasti bedalah sensasinya hehe.
Have a lovely day everyone!
My currently reading: Divergent #1 (ga selesai2 baca soalnya udah liat filmnya, plus sibuk sama tugas kuliah -_-)
Current fave songs:
What do you mean – Justin bieber
Cardiac Arrest – Bad Suns
Sea Creatures – SOAK


